Jumat, 09 Januari 2015

Pewarnaan Bakteri



Bakteri Bacillus licheniformis  bersifat gram positif.
Bakteri Aquaspirillum serpens bersifat gram negatif
Pewarnaan Bakteri
Macam-macam pewarnaan bakteri
1. Pewarnaan negative
            Bakteri tidak diwarnai tapi mewarnai latar belakang
            Ditujukan untuk bakteri yang sulit diwarna seperti spirochaet
2. Pewarnaan sederhana
            Menggunakan satu macam zat warna (biru methilen atau air fukhsin)
            Bertujuan hanya untuk melihat bentuk sel.
3. Pewarnaan differensial
            Menggunakan lebih dari satu macam zat warna
            Tujuan untuk membedakan antar bakteri contoh pewarnaan gram, perwarnaan bakteri tahan asam.
4. Pewarnaan khusus
            Untuk mewarnai struktur khusus / tertentu dari bakteri menjadi kapsul dan spora. Serta flagell.
Pewarnaan Bakteri
. Pewarnaan Langsung
            Cara Kerja :
      Teteskan biakan bakteri motil seperti Bacillus atau E.coli ke object glass (sebaiknya dari biakan cair). Jika digunakan biakan padat maka ulas dengan jarum inokulum lalu ditambah akuades satu tetes, ratakan. Tutup dengan cover glass. Amati menggunakan mikroskop dengan perbesaran maksimal. Bakteri akan tampak transparan dan pola pergerakannya tidak beraturan. Hati-hati jangan salah membedakan antara sel yang bergerak sendiri karena flagel atau bergerak terkena aliran air.
Pewarnaan tidak langsung 
            Cara Kerja :
      Tanam biakan pada media NA tegak atau Media Motilitas dengan cara tusuk (Stab  inoculation) sedalam + 5 mm.Inkubasi pada suhu 370 C selama 1x 24 jam, Hasil positif (motil) jika bakteri tumbuh pada seluruh permukaan media, hasil negatif menunjukan bakteri hanya tumbuh pada daerah tusukan saja.
Pewarnaan gram positif dan gram negative
Pengecatan gram dilakukan dalam 4 tahap. Yaitu
a.Pemberian cat warna utama (cairan Kristal violet) berwarna ungu
b.Pengintensifan cat warna dengan penambahan larutan mordan
c.Pencucian (dekolarisasi) dengan larutan alcohol asam
d.Pemberian cat lawan yaitu cat warna safranin
Ciri bakteri gram positif
Memiliki cytoplasmic lipid membrane
*Memiliki lapisan peptidoglikan yang tebal
*Terdapat asam teichoic dan lipoid yang membentuk lapisan asam lipoteichoic yang berguna untuk chelating agen dan untuk adhesi tipe tertentu.
*Beberapa spesies memiliki kapsul polisakarida
*Beberapa spesies memiliki flagellum
*Jika terdapat akan diperkuat oleh 2 cincin, berbeda dengan bakteri gram negative yang flagellumnya diperkuat oleh 4 cincin.
       
Ciri bakteri gram negative
*Memiliki Cytoplasmic membrane
*Lapisan peptidoglikan tipis
*Memiliki membran tambahan diluar lapisan peptidoglikan yang dipisahakan oleh spasium periplasmik.
*Membran luar terdiri atas Lipopolisakarida (LPS) yang tersusun oleh lipid A, inti polisakarida, antigen O
*Terdapat porin di membran luar sebagai pori-pori untuk molekul tertentu.
*Memiliki S-layer (Surface layer) yang melekat langsung pada membran luar.
*Jika memiliki flagella, maka akan disokong oleh 4 buah cincin.
*Tidak memiliki asam teichoic ataupun asam lipoteichoic.
*Lipoprotein merekat pada polisakarida Pemeriksaan Bakteri
Urut-urutan pemeriksaan bakteri seperti berikut :
1.     Reaksi terhadap pewarnaan dan morfologi bakteri.
2.     Sifat-sifat pertumbuhan (media) dan morfologi koloni.
3.     Pengujian sifat-sifat fisiologis/reaksi biokimia dan gerak.
4.     Reaksi aglutinasi dan presipitasi.
5.     Pathogenitet hewan percobaan.
6.     Test kulit.
7.     Serologi (reaksi pengikat komplemen).


1 komentar: